Apa Saja Syarat Pap Smear

Jika Anda telah membaca judul artikel di atas maka Anda pasti bertanya – tanya apa sih pap smear itu? Nah jika Anda penasaran maka baca terus yah artikel ini sampai tuntas karena kali ini Kami akan membahas mengenai Pap Smear.

Apakah Pap Smear itu?

Pap smear atau (Disebut juga tes Pap) merupakan prosedur screening untuk kanker serviks. Tes ini digunakan untuk mendeteksi kanker rahim yang disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV).

Kenapa harus melakukan Pap Smear?

Penyebab utama kanker serviks adalah HPV tipe 16 dan 18. Dengan mendeteksi sel-sel kanker serviks dini dengan Pap smear, maka pengobatan dapat dimulai sebelum virus tersebut menyebar dan menjadi masalah yang lebih besar.

Siapa saja yang bisa terserang HPV?

Semua orang beresiko terserang HPV baik itu wanita maupun pria akibat berhubungan badan. Sehingga semua wanita yang aktif secara seksual berisiko untuk tertular HPV dan disarankan menjalani Pap smear Buletin Sehat setidaknya satu tahun sekali.


Pada Umur Berapa Harus Tes Pap Smear?

Umumnya, Anda harus mulai menjalani pap smear rutin pada usia 21. Jika Anda positif – HIV atau memiliki sistem kekebalan yang lemah akibat kemoterapi atau transplantasi organ, Anda mungkin perlu tes lebih sering, karena risiko yang lebih tinggi dari infeksi dan kanker.

Beberapa Syarat Pap Smear Yang Harus Diperhatikan

Anda dapat menjadwalkan Pap smear dengan pemeriksaan ginekologi tahunan atau meminta janji dengan dokter Anda, namun perlu diperhatikan syarat pap smear sebagai berikut.

  • Jika Anda akan menstruasi pada hari Pap smear, dokter Anda mungkin ingin untuk menjadwal ulang tes, karena hasilnya bisa kurang akurat.
  • Cobalah untuk menghindari hubungan seksual, douching, atau menggunakan produk spermisida sehari sebelum pap smear karena ini dapat mengganggu hasil Anda.
  • Tetap santai dan tenang ketika melakukan pap smear dan ambillah nafas dalam – dalam selama prosedur tersebut hal tersebut dilakukan agar tes pap smear lebih lancar.
  • Tidak menggunakan pembersih vagina baik cairan atau semprot yang dapat mengubah kandungan cairan vagina.
  • Tidak sedang dalam infeksi berat, seperti keputihan yang parah.
  • Hasil dari Pap Smear

Ada dua kemungkinan hasil dari Pap smear: yaitu normal atau abnormal. Jika hasil Anda normal, Anda mungkin tidak perlu mengikuti tes Pap smear selama tiga tahun.

Jika hasil tes abnormal, ini tidak berarti Anda memiliki kanker. Ini hanya berarti bahwa ada sel-sel abnormal pada leher rahim Anda, beberapa di antaranya bisa pra kanker dan tergantung dari hasil tes.

Dokter dapat merekomendasikan untuk meningkatkan frekuensi Pap smear Anda, atau melihat lebih dekat pada jaringan serviks Anda dengan prosedur yang disebut kolposkopi.

Tes kolposkopi menggunakan cahaya dan pembesaran untuk melihat jaringan vagina dan serviks lebih jelas. Dalam beberapa kasus, dokter Anda mungkin juga mengambil sampel jaringan serviks Anda di biopsi.

Pap Smear sangat akurat jika dilakukan secara teratur karena dapat mengurangi tingkat kanker serviks dan kematian sebesar 80 persen. Walaupun tes pap smear tidak nyaman, tapi ketidaknyamanan singkat bukan alasan yang baik untuk mengabaikan kesehatan Anda bukan?